Rabu, 26 Maret 2014

Belajar Array

<html>
    <head>
        <title> Belajar array</title>
            <script type=text/javascript>

    var angka=["8","9","10"];
    var a=[];
    function kuadrat()
    {
        {
            var A=angka[0]*angka[0];
            a[0]=A;
        }
        {
            var B=angka[1]*angka[1];
            a[1]=B;
        }
        {
            var C=angka[2]*angka[2];
            a[2]=C;
        }

    document.getElementById("hasil_1").value=a[0];
    document.getElementById("hasil_2").value=a[1];
    document.getElementById("hasil_3").value=a[2];
    document.getElementById("d").value=angka[0];
    document.getElementById("e").value=angka[1];
    document.getElementById("f").value=angka[2];
    }


</script>
</head>
<body bgcolor=lime>
    ANGKA AWAL <br>
        <input type=text value=8 size=2>
        <input type=text value=9 size=2>
        <input type=text value=10 size=2><br>
    ANDA MEMASUKAN ANGKA <br>
        <input type=text id=d size=2>
        <input type=text id=e size=2>
        <input type=text id=f size=2><br>

        <input type=button value=KUADRATKAN onclick='kuadrat();'><br>
    HASIL <br>
        <input type=text id=hasil_1 size=10>
        <input type=text id=hasil_2 size=10>
        <input type=text id=hasil_3 size=10>

</body>

</html>

Selasa, 11 Maret 2014

PERSAMAAN KUADRAT

<html>  
      <head>   
           <title>PROGRAM PERSAMAAN KUADRAT</title>
            <script type=text/javascript>

       function hitung ()
       {
              var a =document.getElementById("text_a").value;
              var b =document.getElementById("text_b").value;
              var c =document.getElementById("text_c").value;
              var d = (b*b)-(4*a*c);
                   document.getElementById("text_d").value= d;

           if (d>0)
          {
               var x1 = (-b - Math.sqrt (d))/(2*a);
                  document.getElementById("text_x1").value= x1;
               var x2 = (-b + Math.sqrt (d))/(2*a);
                  document.getElementById("text_x2").value= x2;
               var ket = ("Memiliki 2 akar real yang berbeda");
                  document.getElementById("text_ket").value= ket;
          }else
           if (d==0)
          {
               var x1 = -b /2*a
                 document.getElementById("text_x1").value= x1;
               var x2 = -b /2*a
                 document.getElementById("text_x2").value= x2;
               var ket = ("Memiliki 2 akar yang sama dan rasional");
                 document.getElementById("text_ket").value= ket;
          }else
           if (d<0)
         {
               var x1 = ("Tidak Dapat Di Hitung");
                  document.getElementById("text_x1").value= x1;
               var x2 = ("Tidak Dapat Di Hitung");
                  document.getElementById("text_x2").value= x2;
               var ket = ("Persamaan kuadrat imajiner (tidak memiliki akar-akar)");
                  document.getElementById("text_ket").value= ket;
          }
        }
            </script>
       </head>
       <body bgcolor=blue>
            <h1>Menghitung Nilai Persamaan Kuadrat :</h1>
           <h3>Bentuk umum : y = ax<sup>2</sup> + bx + c = 0</h2>
      <form>
          <h4>Masukan Masing-masing Nilainya : </h3>
          <h5>Nilai a = <input type=text id=text_a size="10"><br>
          Nilai b = <input type=text id=text_b size="10"><br>
          Nilai c = <input type=text id=text_c size="10"></h4>
          <input type=button value=HITUNG onclick='hitung();'>
          <br>
          <h5>Nilai Determinan (d) = <input type=text id=text_d size="10"> <br>
          <br>
          Nilai X<sub>1</sub>= <input type=text id=text_x1 size="10"><br>
          Nilai X<sub>2</sub>= <input type=text id=text_x2 size="10"><br>
          Keterangan : <input type=text id=text_ket size="40"><br></h4>
          <input type="reset" value="HAPUS">
    </form>
    <br><br>
    <marquee><h4><font face="lucida hand writing">PUJI LESTANTO (Teknik Informatika)</font></h4></marquee>
    </body>
</html>

Minggu, 12 Januari 2014

LISTRIK DINAMIK

LISTRIK DINAMIK

1) Benar atau salah: Jika pernyataan benar, jelaskan mengapa benar, jika salah berikan contoh penyanggah.
(a) Hukum Ohm adalah : IVR=
(b) Elektron mengalir searah arus
(c) Resistor ekivalen dari dua resistor yang dihubungkan secara paralel selalu kurang dari resistansi kedua resistor itu sendiri
(d) Tegangan terminal baterai sama dengan ggl nya.
(e) Perubahan total potensial di sekeliling rangkaian dalam keadaan tunak adalah nol
(f) Sebuah elektron bergerak dalam rangkaian sederhana berupa sebuah baterai yang dihubungkan dengan sebuah hambatan. Ketika elektron tersebut bergerak melewati hambatan, energi potensialnya bertambah dan ketika bergerak di dalam baterai energi potensialnya berkurang
Jawab.
a. Benar karana saat tegangan listrik diberikan,maka kuat arus sebanding dengan tegangan.
b. Ya karena Elektron mengalir dari + ke -, dan arus mengalirdari tinggi ke rendah
6) Sebuah batang karbon memiliki panjang 3 cm dan penampang lintang bujursangkar dengan sisi-sisi 0,5 cm. Beda potensial 8,4 V diberikan sepanjang batang. (a) Berapakah resistansi pada batang tersebut? (b) Berapakah arus dalam resistor ini?
7) Sebuah batang tungsten memiliki panjang 50 cm dan penampang lintang bujursangkar dengan sisi-sisi 1 mm. (a) berapakah resistansinya pada suhu 20°C? Berapakah resistansinya pada suhu 40°C?
10) Pemanas 1 kW dirancang untuk beroperasi ada tegangan 240 V. (a) Berapakah resistansi dan berapakah arus yang melaluinya. (b) Berapakah daya yang didisipasikan dalam resistor ini jika beoperasi pada tegangan 120 V?
13) Enam buah hambatan disusun seperti gambar di bawah ini. Tentukan:
a. kuat arus yang keluar dari sumber
b. kuat arus yang melewati hambatan 100 Ω
c. beda potensial antara titik A dan C 120Ω 60Ω 60Ω 100Ω 90Ω 120Ω 6 V A C
Jawab.
a. I1 = 6/120*60
        = 6/180
        = 0,03 A
b. I = V/R
      = 6/100
      =0,06 A
14) Pada rangkaian seperti gambar di samping ini,jika R1 = 4Ω, R2 = 6Ω, dan R3 = 8Ω, tentukan arus yang melalui masing-masing resistor.

SUHU DAN KALOR

SUHU DAN KALOR
4) Benar atau salah. Jika pernyataan benar jelaskan mengapa benar. Jika salah berikan contoh penyanggah.
(a) Dua benda yang saling setimbang termal haruslah setimbang termal dengan benda ketiga
(b) Semua bahan memuai jika dipanaskan
(c) Semua termometer memberikan hasil yang sama bila mengukur suhu suatu sistem tertentu
(d) Jika terkena pada kulit, 1 gram uap 100oC akan menimbulkan luka bakar yang lebih parah dibandingkan 1 gram air mendidih 100oC
(e) Selama perubahan fasa, suhu suatu zat tetap konstan
(f) Laju konduksi energi termis sebanding dengan beda suhu
(g) Laju radiasi energi sebuah benda adalah sebanding dengan kuadrat suhu mutlak
6) Konversikan suhu-suhu pada tabel berikut
No.
C
R
F
K
A
80
64
176
353
B
75
60
167
348
C
35
28
95
308
D
20
16
68
293
 8)Sekeping gelas bermassa 50 gram bersuhu 100oC dimasukkan kedalam 100 gram air bersuhu 20oC. Jika panas jenis gelas adalah 0,2 cal/g·Ctentukan suhu akhir campuran ini.
Jawab
Qtermometer = Q cepat
m*c*t= m*c*t
(50)*0,2*(ta-100
C)=100*11(120-ta)
10(ta-100)=100*(120-ta)
10ta-1000=2000-100ta
10ta+100ta=2000+1000
-1100ta=11000
ta=11000/3000
=3,67
C
 12) Sebuah mangkuk aluminium yang berkapasitas 0,1 liter diisi dengan air raksa pada 12oC. Jika koefisien muai panjang aluminium 24 x 10-6/K dan koefisien muai volume air raksa 1,8 x 10-4/K tentukan banyaknya air raksa yang tumpah jika temperatur dinaikkan menjadi 18oC!
13) Batang A dan B mempunyai panjang dan luas penampang sama. Konduktivitas termal batang A tiga kali konduktivitas termal batang B. Jika kedua batang disambungkan memanjang, ujung bebas batang A dihubungkan dengan tandon suhu 100oC dan ujung bebas batang B dihubungkan dengan tandon suhu 0oC, tentukan suhu di sambungan kedua batang.

GETARAN & GELOMBANG

GETARAN DAN GELOMBANG

4) Seorang anak sedang bermain ayunan. Dia mulai bergerak dari ujung belakang.Ketika waktunya 3 1/3 menit diameloncat dari ayunan, yaitu pada saat ayunan berada di ujung depan untuk yang ke101 kalinya. Tentukan frekuensi ayunan tersebut.
Jawab: 3 1/3 menit = 110s f=101/110 = 0,92Hz

7) Sebuah balok bermassa 2,5 kg berada pada permukaan yang licin terhubungkan dengan pegas (k= 1,6 N/m). Jika pegas ditarik sejauh 5 cm dari posisi kestimbangan dan kemudian dilepaskan, tentukan
a) Frekuensi getaran yang terjadi
b) Energi total getaran
c) Kelajuan balok ketika berada di titik yang berjarak 2,5 cm dari titiksetimbang. 
Jawab:
Diketahui:
m=2,5kg
k=1,6N/m
A=5cm = 0,05m

Ditanyakan: f, E, v?
Jawab
f = 1/2π √(k/m)
= ½ x 3,14√(1,6/2,5)
= 1,57 x 0,8
= 1,256Hz

E = ½kA²
= ½ x 1,6 x 0,05²
= 0,002 J

Besar kecepatan v saat berada di 0,025m dari titik kesetimbangan adalah dengan menentukan nilai kecepatan maksimum v0 terlebih dahulu:
v0 = A √(k/m)
= 0,05√(1,6/2,5)
= 0,04m/s

v = v0 √(1-x²/A²)
= 0,04√(1-0,025²/0,05²)
= 0,039m/s

14) Pada jarak L dari sebuah pengeras suara terdengar suara dengan tingkat intensitas 4 dB. Berapa pengeras suara yang sejenis harus ditambahkan agar tingkat intensitasnya menjadi 5 dB?

16) Sebuah mobil ambulans yang sedang diam membunyikan sirene dengan frekuensi 440 Hz. Kelajuan bunyi di udara adalah 330 m/s. Jika seorang pengamat bergerak dengan kelajuan 30m/s meninggalkan mobil ambulans tersebut, tentukan :
a) panjang gelombang bunyi
b) kelajuan bunyi relatif terhadap pengamat
c) frekuensi bunyi yang terdengar pengamat

LITRIK STATIK

LITRIK STATIK
1) Benar atau salah: Jika pernyataan benar, jelaskan mengapa benar, jika salah berikan contoh penyanggah.
(a) Medan listrik dari suatu muatan listrik selalu menjauh dari muatan
(b) Garis-garis medan listrik tidak pernah menyebar dari suatu titik dalam ruang
(c) Jika medan listrik nol di suatu titik maka potensial listrik di titik tersebut juga nol
(d) Harga potensial listrik dapat dipilih berharga nol pada titik yang sesuai
(e) Meskipun perjanjian tanda untuk muatan diganti sehingga muatan elektron adalah positip dan muatan proton adalah negatip, hukum Coulomb bentuknya tetap
(f) Kapasitansi suatu kapasitor keping paralel bergantung pada beda tegangan di antara keping-kepingnya
(g) Dielektrik yang disisipkan ke dalam suatu kapasitor akan menaikkan kapasitansi kapasitor tersebut
6) Tiga muatan titik berada pada pada sumbu x; q1 = -6μC pada x = -3m, q2 = 4μC pada x = 0 dan q3 = -6μC pada x = 3m. (a) Carilah gaya pada q1. (b) Hitung energi potensial yang tersimpan dalam sistem ini.
 q1 = -6μC pada x = -3m
 q2 = 4μC pada x = 0 m
 q3 = -6μC pada x = 3m
Jawab:
       F=K*q1/r1
         =9.10

10) Dua muatan titik berada pada sumbu x, q1 = -6μC pada x = 0, q2 = 2μC pada x=8m. Carilah potensial listrik pada sumbu x pada (a) x = -2m (b) x = 4m, (c) x = 10m. (d) Pada titik mana potensial listriknya nol?. Gambarkan kurva potensial listrik V terhadap x


12) Sebuah kapasitor keping-paralel memiliki jarak pemisah 0,15 mm. (a) Tentukan luas keping kapasitor tersebut jika dia mempunyai kapasitansi 1F. Jika kapasior tersebut diberi beda potensial sebesar 1000V, tentukan (b) banyaknya muatan dan (c) banyaknya energi elektrostatik yang tersimpan dalam kapasitor tersebut

16) Kapasitor 2μF dimuati pada beda potensial 12V dan kemudian dilepaskan dari baterai. (a) Berapakah muatan yang tersimpan dalam kapasitor? (b) Apabila ada kapasitor kedua yang semula tidak bermuatan dihubungkan secara paralel dengan kapasitor pertama, beda potensial di ujung-ujung kapasitor tersebut akan turun menjadi 4V. Berapakah kapasitansi kapasitor kedua ini?

FLUIDA

FLUIDA
13) Tiga buah benda padat A, B dan C dimasukkan ke dalam bejana berisi air. Benda A tenggelam dalam air sedangkan benda B melayang dan benda C mengapung. Fadalah gaya apung pada A, Fadalah gaya apung pada B, dan Fadalah gaya apung pada C.
aa) Urutkan rapat massa ketiga benda tersebut dari yang terkecil sampai yang terbesar
bb) Jika ketiga benda tersebut mempunyai volume yang sama besar, tentukan dua dari ketiga benda tersebut yang mendapatkan gaya apung yang sama besar dan tentukan pula apakah gaya apung pada benda yang satu lagi lebih besar atau lebih kecil (dibandingkan dengan dua pertama)
cc) Pertanyaan yang sama dengan pertanyaan b) jika ketiga benda tersebut mempunyai massa yang sama.
116) Sepotong bahan logam yang bentuknya tidak beraturan massanya 90g ketika ditimbang di udara. Ketika bahan itu berada dalam air, angka di timbangan menunjukkan 75 g. Tentukan volume dan rapat massa logam tersebut.
Jawab:
Diketahui:
            m=90gr
            m2=75gr
            ρair = 1gr/cm3
Ditanyakan: volume dan rapat masa logam?
Jawab:
            ρair = m/V
            V = ρair x m2
                = 1 x 75
                = 75cm3
Rapat masa logam
            ρlogam = m/V
                         = 90/75
                         = 1,2 gr/cm3
119) Sepotong gabus yang beratnya 0,20 N di udara. Bila ditahan tercelup semua bagiannya dalam air maka diperlukan gaya sebesar 0,80 N. Tentukan berat air yang dipindahkan, volume gabus dan rapat massa gabus.
224) Air mengalir ke atas setinggi 1,5 m melalui pipa dengan laju volume 14 L/s. Jika kecepatan pada ujung pipa yang rendah 3,0 m/s dan luas penampang pipa pada ujung atas 20 cm2, tentukan perbedaan tekanan pada kedua ujung.